Hidup adalah belajar
Hidup adalah belajar
“Hidup adalah belajar, maka
belajarlah untuk hidup”
Tidak
ada kata salah setelah kita melangkahkan kaki, mengambil tindakan. Apapun
hasilnya karena ALLAH SWT mengaruniai kita dunia sebagai laboratorium terbesar
bagi kita untuk bereksperimen.
Hidup
adalah belajar. Belajar menemukan apa yang sebenarnya kita cari. Belajar
menjadi hamba yang lebih baik. Lebih baik tidaklah harus yang terbaik namun
berusaha melakukan perbaikan dari hari kehari hingga akhirnya ketika ajal kita
tiba, kita sudah menjadi diri yang benar-benar layak untuk mendapatkan surga
ALLAH SWT. Namun yang menjadi pertanyaan besar kita adalah, kapan ajal kita
tiba?
Sungguh
tak ada yang tahu kapan kita akan meninggalkan dunia ini. bisa jadi esok, satu jam
lagi, dua jam lagi atau bahkan saat ini. segalanya serba mungkin karena ajal
merupakan rahasia ALLAH SWT. Yang terpenting, bukan kapan jaah kita di dunia
ini habis, melainkan apa yang sudah kita siapkan untu menyongsong ajal kita?
Sungguh segala aktivitas kita di dunia akan dipertanyakan oleh ALLAH SWT.
Apakah kita sudah siap dengan bekal akhirat? Jika belum, mari belajar untuk
memperbaiki diri.
“siapa
yang menjamin anda hidup sampai dzuhur, jika ALLAH SWT menakdirkan anda mati
sekarang” kata Abdul Malik saat menegur ayahnya (Umar Bin Abdul Aziz) sepulang
dari perang.
Sungguh
luarbiasa nasihat Abdul Malik untuk ayahnya. Sudah selayaknya ini menjadi
sebuah tguran bagi kita yang masih sering risau dengan apa yang akan terjadi,
merasa umur panjang, hingga lupa bahwa ajal senantiasa mengintai dibelakang
kita.
Maka
menjadi penting bagi kita untuk berintrosfeksi terhadap apa yang telah kita
kerjakan. Beristighfar atas sgaa kekurangan. Dan melangkah memberikan yang
terbaik untuk segala waktu, kesempadan yang kita miliki. Karena hidup adalah
belajar. Belajar memberikan yang terbaik dan menjadi yang terbaik minimal untuk
diri kita sendiri.
Teruslah
belajar, teruslah melangkah dan give the BEST to Get THE BEST. Tidak ada yang
salah bagi seorang pembelajar, namanya juga belajar. Jika sudah pintar tidaklah
peru belajar. Salah itu wajar namun bagaimana sikap kita terhadap kesalahan
itulah yang perlu kita pikirkan. Jangan sampai masalalu yang sudah jelas
hasinya kerugian kita ulang dimasa yang sekarang.
Mari
belajar dan belajar... belajar menjadi hamba yang baik, hamba yang dicintai dan
hamba yang selalu On-Line dengan ALLAH SWT. Illabidzikrillahi tatmainulqulub...
hanya dengan mengingat ALLAH SWT maka hati akan menjadi tentram. Semakin jauh
dari ALLAH SWT maka hati akan semakin gundah. Jika semakin dekat ke ALLAH SWT
maka hidup semakin berkah dan bahagia. Mari belajar dari hati, jangan melangkah
setengah hati, gunakan hati agar lebih berhati-hati.
Sumber : Buku "Morning Spirit"
Posting Komentar untuk "Hidup adalah belajar"
Terimakasih...