Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Saat datang tanda2 kefuturan


Sedang jalan-jalan ke kebun karet milik Ortu... di Way Kanan Lampung. Desember 2013

Tak seperti  yang diharapkan. Ketik langkah mulai tertata. Ketika semangat menggelora. Apa daya. Istiqomah sungguh berharga. Berat tuk mempertahankan apa yang didapat. Ada saat-saat yang membuat kita harus ingat. Ingat ketika pertama kali kita tobat. Ketika kita menjauhi maksiat. Ketika kita giat mencari rahmat. Keika kita ingat selalu dengan Rab yang maha tahu.
Kefuturan adalah penyakit. Penyakit yang sering menimpa kader dakwah. Dakwah yang begitu panjang seakan melelahkan dan menjemukan. Terasa dakwah ini begitu berat. Jalannya yang mendaki seakan memaksa untuk berhenti. Memaksa untuk kembali dalam kejahliyahan. Amalan banyak yang mau ditinggalkan. Sunnah-sunnah banyak yang terlupakan. Ini adalah penyakit bukan sebuah kebiasaan.
Tak heran. Meraih sesuatu lebih mudah daripada mempertahankannya. Berusaha dipuncak kesuksesan lebih sulit daripada proses pencapaiannya. Tak jarang, banyak orang sukses tetapi tidak sukses mempertahankan.
Kefuturan tidak boleh dibiarkan. “jika hari ini anda meninggalkan satu amalan sunnah, maka esok hari anda akan meninggalkan sunnah yang lain”.
Maka dari itu sahabat, mari kita sejenak merenungi akan masalalu kita. menghitung-hitung kesalahan2 kita dihadapan Alloh SWT. Menangis berdua hanya denganNya, adalah solusi terbaik seblum solusi-solusi yang lain, karena Alloh SWT lebih tahu daripada diri kita sendiri.

Download Lembar Mutaba'ah di SINI. Kalok udah di click, ntar tekan CTRL+S (untuk Download)


Posting Komentar untuk "Saat datang tanda2 kefuturan"